Akhirnya Microsoft Akuisisi Nokia

Hari ini ada sebuah berita menggegerkan. Microsoft mengumumkan telah setuju untuk membeli divisi perangkat dan layanan Nokia termasuk brand Lumia.

Persetujuan akuisisi ini mengharuskan Microsoft mengeluarkan uang sekitar $ 5 miliar untuk membeli seluruh divisi perangkat dan layanan milik Nokia, serta tambahan $2,2 miliar untuk lisensi paten Nokia. Lantas apa kira-kira yang menyebabkan Microsoft membeli mantan vendor ponsel nomor satu dunia itu?

Microsoft menekankan bahwa mereka tidak berani mengambil resiko apabila Google atau Apple akan menguasai inovasi aplikasi, integrasi, distribusi dan ekonomi secara total yang muncul dari smartphone. Untuk menandingi kekuatan keduanya, Microsoft secara terang-terangan menyebutkan bahwa mereka membutuhkan pengalaman menggunakan ponsel kelas satu untuk para pengguna, dan Nokia adalah jawabannya.

Selain itu, koleksi paten yang dimiliki Nokia dipercaya oleh Microsoft sebagai salah satu koleksi paling berharga di sektor teknologi. Dengan demikian, akuisisi ini akan mempercepat inovasi Windows Phone dan melindungi masa depan platform nomor 3 dunia itu.

Tujuan lain kembali terungkap, yaitu Microsoft memiliki tujuan utama mengembangkan platform Windows Phone dengan rencana melipattigakan pangsa pasar WP di tahun 2018. Dari hampir 5 persen di tahun ini menjadi 15 persen dalam 5 tahun mendatang.

Meski Microsoft mengklaim berkomitmen terhadap partner lain, namun akuisisi ini sebagai jalan agar Windows Phone semakin bergerak maju melalui pangsa pasar yang menjadi target produk-produk Nokia. Dengan menancapkan kaki semakin dalam di pasar smartphone, menurut Microsoft kesempatan bagi partner lainnya akan semakin besar.

Meski bisnis perangkat dan layanan merupakan bisnis paling kurang menguntungkan bagi Nokia, Microsoft berpendapat bahwa mereka bisa balik modal ketika penjualan ponsel dan tablet mencapai 50 juta unit. Hal ini masih cukup masuk akal, mengingat kuartal kemarin Nokia mampu menjual 7,5 juta unit perangkat Lumia. Pengapalan secara global sendiri tumbuh 40 persen per kuartal selama 2,5 tahun belakangan. Selain Lumia, brand yang juga diakuisisi Microsoft adalah brand Asha.

Sumber: www.teknoup.com

.

Artikel Terkait:

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *