Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali mendapat kepercayaan untuk mendidik guru-guru SMP terpilih dari seluruh Indonesia untuk menempuh gelar S-2 melalui beasiswa yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P2TK) Sumarna Suraparata menyampaikan, deadline pendaftaran beasiswa S-2 tersebut adalah 15 September 2013. Selain Unesa, para penerima beasiswa tersebut juga dapat menempuh studi di Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), maupun Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung.

Lantas, apa saja persyaratan yang harus dipenuhi bagi para guru yang ingin mendaftar? Berikut persyaratan program beasiswa tersebut, seperti dikutip dari laman Unesa, Sabtu (14/9/2013).
– Berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS) yang bertugas sebagai guru SMP atau berstatus sebagai guru tetap yayasan (GTY).
– Berusia maksimum 48 tahun yang dibuktikan dengan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
– Lulusan jenjang sarjana dari program studi yang sekarang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan IPK minimal 2,50 (dalam skala nilai 0-4) yang dibuktikan dengan fotokopi ijazah dan transkrip nilai yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
– Memiliki pengalaman mengajar minimal dua tahun yang dibuktikan dengan fotokopi pengangkatan pertama yang dilegalisasi oleh pejabat berwenang.
– Memperoleh izin dari pejabat yang berwenang untuk mengikuti program pemberian dana langsung peningkatan kualifikasi S-2, dibuktikan dengan Surat Tugas Belajar dari pejabat berwenang.
– Sanggup dan bersedia mengikuti program studi di Perguruan Tinggi Penyelenggara yang ditunjuk Direktorat P2TK Dikdas Ditjen Kemdikbud (Unesa Surabaya, UM Malang, UNY Yogyakarta, UPI Bandung) dengan menandatangani surat pernyataan bermaterai.
– Merupakan guru mata pelajaran Matematika, IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris.

Berkas usulan pendaftaran dapat dikirimkan ke Direktur P2TK Pendidikan Dasar u.p. Subdit PTK SMP Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kemendikbud Gedung C Lantai 18 Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta dengan nomor telepon 021-57851860.

Untuk mendapatkan calon mahasiswa yang berkualitas, perguruan tinggi penyelenggara juga melakukan tes akademik yang meliputi tes potensi akademik (TPA) dan tes bahasa Inggris (pemahaman terhadap teks bahasa Inggris melalui tes membaca/reading) dengan bobot penilaian 70:30.

Informasi lengkap dapat dibaca pada buku petunjuk teknis program beasiswa S-2 bagi guru SMP 2013.

Sumber: www.okezone.com

.

Artikel Terkait:

7 Comments

  1. Karolina November 28, 2013 at 12:57 pm

    INfokan beasiswa untuk guru SMA dong. Makai Mas.

    Reply
  2. umam January 23, 2014 at 8:17 am

    Sangat bagus guru-guru menempuh studi lanjut, tapi alangkah bagusnya Bea Siswa S2 tsb diberikan kepada guru yang benar-benar menempuh program linier dari S1, misal dari pendidikan fisika(S1) mengambil pendidikan Fisika (s2), juga perguruan tinggi penyelenggara akreditasi B BAN PT, tapi kalau tidak linier lebih baik tidak usah

    Reply
  3. umam January 23, 2014 at 8:18 am

    Ada tidak bea siswa S3 untuk guru studi umum bidang madrasah Aliyah

    Reply
  4. Dwi_N March 24, 2014 at 4:06 am

    Thanx’s ats infonya….

    Reply
  5. Dedi Mulya March 27, 2014 at 1:00 pm

    gmn yang honorer di SMP negeri tp dibiayai oleh APBD boleh ikut daftar ga ya??

    Reply
  6. Pawit Riyadi April 26, 2014 at 6:28 am

    Ga dijawab oleh admin nih,,minta tolong jika ada info beasiswa S2 untuk guru SMA

    Reply
  7. Raehanah May 3, 2014 at 1:54 am

    Tolong infox ada ndak beasiswa untuk guru SMK?

    Reply

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *