Panduan Studi di India – Versi Kedutaan India

Secara historis, India merupakan daratan tua dengan peradaban yang terus berlangsung selama 500 tahun. Setelah Peradaban Lembah Indus (3000 BC sampai 1500 BC), muncul periode Weda berbahasa Sansekerta (1500 BC sampai 500 BC). Kerajaan India pertama, yaitu Kerajaan Mauryan, dimulai tidak lama setelah Chandragupta Maurya (274‐237 BC). Sesudah masa Kerajaan Asoka, maka kerajaan di India dilanjutkan dengan dinasti dari Gupta, Pratihara, Pala, Chalukya, Chola, dan Pandya. Setelah itu, sekitar abad kesembilan, muncullah periode Muslim yang diikuti dengan kedatangan Inggris pada abad ke‐17.

India saat ini telah membuat kemajuan yang signifikan dalam berbagai kegiatan ekonomi. Oleh karena itu, India telah menjadi negara dengan ekonomi terbesar ketiga di Asia. India juga merupakan negara terbesar ketujuh di dunia dalam hal luas wilayah. India telah mampu memproduksi semua barang industri dan barang keperluan yang dapat dibayangkan, dan telah berhasil mencapai kesuksesan yang signifikan pada penelitian ilmiah di area perbatasan, termasuk penerapan energi nuklir yang aman, penelitian luar angkasa dan satelit, teknologi komunikasi dan bioteknologi. India merupakan Negara terbesar ketiga yang memiliki sumber daya manusia yang handal di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sejak zaman dahulu kala, India telah menjadi pusat pembelajaran. Beberapa ribu tahun yang lalu, banyak akademisi hebat mengajar melalui tulisan suci. Berbagai ilmu pengetahuan, seperti Filosofi, Agama, Kedokteran, Sastra, Drama dan Seni, Astrologi, Matematika, dan Sosiologi diajarkan dan karya‐karya hebat dalam bidang tersebut telah ditulis. Di bawah pengaruh ajaran Buddha, pendidikan tersedia untuk hampir semua orang yang menginginkannya dan banyak institusi yang terkenal di dunia muncul dari biara‐biara, seperti Nalanda, Vikramshila, dan Takshashila (saat ini berada di Pakistan). Nalanda yang berkembang dari abad ke‐5 sampai ke‐13 sesudah masehi merupakan salah satu yang perlu dicatat secara khusus. Pada suatu waktu, institusi ini pernah mempunyai sampai sepuluh ribu warga dan guru yang bertugas, termasuk di dalamnya adalah orang Tiongkok, Sri Lanka, Korea, dan akademisi internasional lainnya.

Saat ini, universitas dan institusi pendidikan tinggi dan penelitian di India telah membuat kontribusi yang signifikan untuk melakukan transmisi ilmu pengetahuan dan penyelidikan terhadap batas ilmu pengetahuan alam dan teknologi.

Untuk selengkapnya tentang bagaimana pendidikan dan sistem pendidikan di India, silakan download panduannya melalui tautan ini.

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *